Coretan

Tabu

Mengingatmu tidak cukup.
Bahkan pada serpihan-serpihan kecil.
Sudut kamar itu tergeletak seberkas 
Senyummu yang terkujut abu.
Kaca jendela menghilangkan bayangannya,
Mengartikan segala makna.
Senyum merekah kian pudar.
Merindukanmu, memahat 
luka yang mendalam.


Adakah yang paling tabu
Selain merindukan??

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Jejak Arah Pena

Nafas Kataku